Setibanya di lokasi, Pangdam beserta rombongan disambut Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, Wali Kota Dumai H. Paisal, serta unsur TNI-Polri dan para pemangku kepentingan daerah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan potensi daerah dan dialog strategis yang berlangsung hangat serta konstruktif.
Dalam sambutannya, Wali Kota Dumai menyoroti potensi ekonomi daerah yang ditopang sektor CPO serta rencana pengembangan infrastruktur, termasuk pembangunan pelabuhan yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2028. Ia juga menekankan pentingnya dukungan TNI dalam menjaga stabilitas daerah. “Kami berharap arahan dan dukungan Pangdam, karena sinergi ini menjadi kunci percepatan pembangunan Kota Dumai,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam XIX/TT menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. “TNI memiliki dua fungsi utama, yakni operasi militer untuk perang dan operasi selain perang. Di wilayah seperti Dumai, peran kami lebih banyak pada penanganan bencana, karhutla, serta menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pembangunan tidak berjalan secara sektoral. “Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan visi dan tujuan bersama demi kemajuan daerah. Saya siap mendukung, termasuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata, ramah tamah, makan siang bersama, serta sesi foto bersama. Momentum ini semakin memperkuat komitmen lintas sektor dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan Kota Dumai secara berkelanjutan.* (Red).





