Iklan

a-digital-logo-banner-features-the-indonesian-news

Dongkrak Ekonomi Warga, Polsek Peranap Edukasi Ibu-Ibu Manfaatkan Pekarangan dengan Tumpang Sari

RIAUHARIAN.COM
Kamis, 18 Juni 2026, 19.42 WIB Last Updated 2026-06-19T02:42:38Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
INDRAGIRI HULU,(RHC)  – Jajaran Polsek Peranap terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di wilayah hukumnya. Kali ini, Polsek Peranap menggelar aksi edukasi kreatif yang menyasar kalangan ibu-ibu di tingkat desa se-Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Program ini berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan rumah maupun lahan kosong dengan metode tumpang sari, yaitu menanam cabai di sela-sela tanaman kelapa sawit yang baru ditanam (usia muda).

Kapolres Indragiri Hulu melalui Kapolsek Peranap, Iptu Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.Si., yang diwakili oleh Kanit Binmas Polsek Peranap, Aipda Sunaryo, turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada warga.

"Kami ingin mengajak ibu-ibu di Kecamatan Peranap untuk lebih produktif. Lahan di sekitar rumah atau kebun sawit yang baru ditanam jangan dibiarkan kosong. Dengan metode tumpang sari menanam cabai, ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang sangat menjanjikan bagi keluarga," ujar Aipda Sunaryo di sela-sela kegiatannya.

Mengapa Tumpang Sari Sawit dan Cabai?
Dalam edukasinya, Polsek Peranap menjelaskan beberapa keuntungan nyata dari metode ini:
Pemanfaatan Ruang Maksimal: Kelapa sawit yang baru ditanam membutuhkan waktu tahunan sebelum rimbun. Sela-sela tanah yang masih luas sangat ideal untuk tanaman pendek seperti cabai.

Pendapatan Cepat (Short-term Income): Sementara menunggu sawit menghasilkan (3-4 tahun), ibu-ibu bisa memanen cabai dalam waktu beberapa bulan saja.

Menekan Biaya Dapur & Menambah Kas Keluarga: Hasil panen cabai bisa digunakan untuk konsumsi sendiri guna menghemat pengeluaran, dan sebagian besar lainnya bisa dijual ke pasar untuk menambah pendapatan desa.

Pendekatan Humanis Polri
Kegiatan yang diinisiasi oleh Polsek Peranap ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari ibu-ibu desa. Mereka mengaku mendapat pengetahuan baru tentang cara merawat tanaman cabai di lahan sawit agar kedua tanaman bisa tumbuh optimal tanpa saling mengganggu.

Iptu Yopi Ferdian, S.H., M.H., M.Si., secara terpisah menyampaikan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai solutor dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

"Melalui sinergi fungsi Intelkam dan Binmas, kita ingin memastikan masyarakat tidak hanya aman secara lingkungan, tapi juga mandiri dan sejahtera secara ekonomi. Jika ibu-ibunya produktif,

kesejahteraan keluarga meningkat, maka angka kriminalitas dengan sendirinya juga akan menekan," pungkas Kapolsek.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan desa-desa di Kecamatan Peranap dapat menjadi pelopor desa mandiri pangan yang mampu mengoptimalkan potensi pertanian lokal.*
Komentar

Tampilkan

Terkini