Iklan

a-digital-logo-banner-features-the-indonesian-news

PMI Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla, Didukung PT EMP Bentu Ltd

RIAUHARIAN.COM
Rabu, 26 Agustus 2026, 23.24 WIB Last Updated 2026-08-27T06:24:42Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


PELALAWAN — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pelalawan membagikan sebanyak 1.000 masker gratis kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut menyasar sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan KM 7, KM 8, serta Perumahan Sosial Desa Rantau Baru.

Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian PMI Kabupaten Pelalawan terhadap masyarakat yang terdampak kualitas udara buruk akibat asap karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan.


Sekretaris PMI Kabupaten Pelalawan, Jhonni Afrizal, SE, mengatakan kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Ketua Bidang Relawan Bukhori serta Kepala Markas PMI Kabupaten Pelalawan, Adi Chandra.

"Masker yang kami bagikan hari ini merupakan bantuan dari PT EMP Bentu Ltd sebanyak 1.000 pcs. Alhamdulillah, seluruh masker tersebut sudah kami distribusikan kepada sebagian masyarakat yang terdampak asap karhutla di wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci," ujar Jhonni.

Menurutnya, pembagian masker diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, khususnya bagi warga yang harus tetap beraktivitas di luar rumah.

Jhonni juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT EMP Bentu Ltd yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Pelalawan di tengah kondisi karhutla dan kabut asap.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT EMP Bentu Ltd yang telah peduli dan memberikan bantuan masker bagi masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla," katanya.

PMI Kabupaten Pelalawan berharap kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak dalam menghadapi bencana karhutla dapat terus ditingkatkan, sehingga dampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat dapat diminimalisir. ***


Komentar

Tampilkan

Terkini