masukkan script iklan disini
PELALAWAN– Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan melakukan pengecekan lahan penanaman jagung pipil seluas 12 hektare di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, pada Jumat siang.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pelalawan.
Pengecekan lapangan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan, Budi Sorlani, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas KPTPH Kabupaten Pelalawan, Muhammad Taufik, Kapolsek Pangkalan Kuras Rinaldy Parlindungan, Bhabinkamtibmas Desa Sialang Indah Samuel Sihite, serta perwakilan kelompok tani yang dipimpin oleh Sunardi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan sebagian tanaman jagung pipil mengalami perlambatan pertumbuhan atau stunting. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh cuaca panas yang terjadi saat masa penanaman serta karakteristik tanah berwarna kuning di lokasi yang menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang optimal.
Meski demikian, kegiatan pengecekan berlangsung aman dan lancar. Tim gabungan juga melakukan evaluasi terhadap kondisi lahan guna menentukan langkah-langkah pendampingan dan perbaikan yang diperlukan agar produktivitas tanaman dapat ditingkatkan pada masa tanam berikutnya.
Kapolres Pelalawan, John Louis Letedara, melalui laporan yang disampaikan kepada Polda Riau menyebutkan bahwa pemantauan sektor pertanian akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Pelalawan.
"Hasil pengecekan menunjukkan sebagian tanaman mengalami stunting akibat faktor cuaca panas saat penanaman dan kondisi tanah yang kurang mendukung. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan situasi tetap kondusif," tegasnya.



