masukkan script iklan disini
Pelalawan — Polres Pelalawan bersama pemerintah daerah dan kelompok tani memanen jagung pipil seluas 2 hektare di lahan KUD Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis, 23 Juli 2026. Panen tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026.
Kegiatan panen yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Bulog, jajaran Polda Riau, Polres Pelalawan, TNI, serta kelompok tani setempat.
Dalam panen perdana kuartal III tersebut, lahan jagung pipil milik KUD Desa Sialang Indah diperkirakan menghasilkan sekitar 12,086 ton jagung pipil dengan metode penghitungan ubinan. Lahan panen berada di titik koordinat 0.254373, 101.945683.
Ketua KUD Sialang Indah, Derita Lesmana, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri dan pemerintah daerah yang telah memberikan pendampingan sejak proses penanaman hingga panen.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta jajaran serta Pemerintah Kabupaten Pelalawan atas bimbingan dalam merawat tanaman jagung pipil ini. Semoga hasil panen ini membawa keberkahan bagi anggota kelompok tani,” ujar Derita.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara melalui Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldi Parlindungan mengatakan keberhasilan panen tersebut tidak lepas dari kerja sama antara petani, pemerintah, aparat keamanan, dan pihak perusahaan yang memberikan dukungan.
“Kami mengapresiasi kelompok tani yang telah melakukan penanaman hingga panen dengan baik. Semoga hasil jagung pipil ini dapat maksimal dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” kata Rinaldi.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga mendukung program pemerintah dalam pemanfaatan lahan produksi melalui pola tumpang sari.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan Budi Surlani mengatakan pengembangan jagung pipil di Desa Sialang Indah berawal dari identifikasi potensi lahan yang dilakukan bersama jajaran Polsek Pangkalan Kuras.
“Awalnya tahun lalu Kapolsek Pangkalan Kuras menyampaikan adanya potensi lahan yang dapat ditanami jagung. Setelah dilakukan pengecekan bersama Dinas Pertanian, lahan tersebut dinilai layak untuk dikembangkan,” ujar Budi.
Ia menyebut hingga saat ini luas tanaman jagung pipil di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 12 hektare. Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga menyiapkan pengembangan lahan baru seluas 7 hektare di SMKN 1 Pangkalan Kuras, Desa Terantang Manuk, yang direncanakan mulai ditanami pada Agustus 2026.
Selain jajaran pemerintah dan kepolisian, kegiatan tersebut juga melibatkan perwakilan Bulog Kanwil Riau dan Kepulauan Riau, TNI, penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta kelompok tani Desa Sialang Indah.
Panen jagung pipil ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat produksi pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.





