masukkan script iklan disini
PELALAWAN, ( RHC ) – Kondisi jalan penghubung Desa Lubuk Mandian Gajah, Desa Keriung, dan Desa Petani di Kecamatan Bunut kembali menjadi sorotan. Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu disebut semakin memprihatinkan, terutama saat hujan turun, sehingga menghambat aktivitas warga, pelajar, hingga perekonomian desa.
Ketua APDESI Kecamatan Bunut, Darwan Piliang, S.Pd, menyampaikan langsung keprihatinannya usai meninjau kondisi jalan pada Senin sore (20/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan saat dirinya bersilaturahmi ke rumah Kepala Desa Keriung, Razali, yang akrab disapa Maci.
Dalam perjalanan menuju Desa Keriung melalui Desa Lubuk Mandian Gajah, kemudian kembali melalui jalan perusahaan PT Arara Abadi menuju Desa Petani, Darwan menyaksikan sendiri beratnya kondisi akses yang harus dilalui masyarakat.
"Hampir dua jam saya berdiskusi bersama Kepala Desa Keriung dan beberapa warga. Harapan mereka hanya satu, yaitu agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat," ujar Darwan.
Salah seorang warga, Iskandar atau yang akrab disapa Bang Kadal, mengungkapkan keluhannya dengan penuh harap.
"Tolong kami, Pak Wali. Sampaikan kepada Pak Bupati H. Zukri, baguskan jalan kami ini. Kami mau keluar susah, anak-anak kami mau sekolah pun susah," ucapnya.
Mendengar langsung keluhan tersebut, Darwan mengaku tersentuh. Menurutnya, akses jalan yang layak bukan sekadar kebutuhan pembangunan, tetapi menyangkut keselamatan, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan roda perekonomian masyarakat.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan dapat menjadikan perbaikan jalan penghubung Desa Lubuk Mandian Gajah, Desa Keriung, dan Desa Petani sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur.
"Jangan sampai masyarakat terus hidup dalam kesulitan hanya karena akses jalan yang rusak. Jalan ini adalah urat nadi kehidupan warga. Ketika jalan rusak, semua aktivitas ikut lumpuh," tegas Darwan.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata, baik melalui perbaikan darurat maupun pembangunan permanen, agar akses antar desa kembali layak dilalui dan mampu mendukung aktivitas ekonomi serta pendidikan warga di Kecamatan Bunut ,"Tutupnya.*(Joe).







