JAKARTA, RIAUHARIAN.COM - Justin Sun memacari Jing Tian yang pernah dijuluki sebagai 'Wanita Tercantik Nomor 1 Beijing' hingga 'Bunga Peony versi Manusia' sekitar setahun lamanya. Sayangnya kini mereka sudah putus saat Jing Tian menghadapi berbagai kritik atas serangkaian kontroversi yang mencoreng kariernya, yang terbaru adalah tuntutan dari mantan kekasih.
Salah satu skandal terbesar Jin Tiang dikaitkan dengan kontrak surogasi yang ditandatangani atas nama Tian Jing yang diduga adalah dirinya. Dilaporkan bahwa ia dan Justin melakukan perjalanan ke AS untuk surogasi yang ilegal menurut hukum China.
Menurut Justin yang merupakan pendiri perusahaan blockchain Tron, mereka telah merencanakan masa depan bersama ketika ia mentransfer 30 juta yuan (Rp 79 miliaran) kepada orang tua pemain 'The Great Wall' itu sebagai pembayaran tradisional terkait pernikahan. "Kami berpacaran dengan tujuan menikah," kata Justin kepada Wall Street Journal melalui pengacaranya.
Namun rencana pernikahan Justin dengan Jing berantakan ketika mereka bersiap untuk menjalani prosedur medis di AS untuk memiliki anak. Ia menuduh bahwa mantan pacarnya itu menuntut 50 juta dolar (Rp 884 miliaran) dan memutuskan komunikasi setelah Justin menolak untuk membayar. "Pertunjukan tidak dapat dilanjutkan lagi," kata Justin.
Pengacara Justin Sun, Zhang Qihuai, mengatakan di media sosial bahwa pengadilan telah menerima gugatan yang menuntut pengembalian dari Jing dan orang tuanya.
Sementara itu, Justin mengungkap kisah asmara mereka versinya berjudul 'Pacarku Jing Tian' yang mana menambah 'api' dalam kasus ini. Unggahan tersebut menjelaskan ketertarikannya pada Jian. Dikabarkan bahwa pria 36 tahun tersebut adalah fans sang aktris pada awalnya. Ia juga menjelaskan soal kencan mereka di bioskop hingga transferannya kepada keluarga mantan calon istri.
Menurut unggahan tersebut, Justin meminta nasihat dari chatbot Claude milik Anthropic setelah Jing Tian diduga meminta uang $50 juta. Pria itu lalu memutuskan untuk tidak membayarkannya setelah berkonsultasi dengan AI. Justin juga mengatakan bahwa sebagian dari kisah yang beredar adalah fiktif meski gugatan tersebut nyata.
Jing Tian sendiri belum secara terbuka memaparkan versinya tentang hubungan tersebut secara detail. Namun, sehari setelah berita tentang gugatan itu muncul, wanita 38 tahun itu menulis bahwa ia telah memiliki penilaian yang buruk dalam memilih pria selagi bersikeras bahwa ia tidak akan pernah menjual cinta demi uang. "Aku percaya pada hukum, keadilan dan kewajaran pada akhirnya akan menang.***
SUMBER BERITA : Walipop.detik.com








