masukkan script iklan disini
Pangkalan Kerinci – Polsek Pangkalan Kerinci melaksanakan launching penanaman buah melon madu (Melon Honey Globe) di lahan Green House Smart Farming, Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
Acara berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB di Green House Smart Farming Polsek Pangkalan Kerinci, Jalan Raja, RT 001/RW 011, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Subur Kembar Tani.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi sejumlah pejabat utama Polres Pelalawan, di antaranya Kabag Log Kompol Sahardi, Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton, Kasat Samapta AKP Osben Samosir, Kasat Binmas AKP Edi Haryanto, Kasat Polair AKP Mardani Tohenes, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi, serta Kasi Humas AKP Thomas Bernandes.
Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, yakni Kepala DPMPTSP Kabupaten Pelalawan Budi Surlani dan Kabid Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan Sulami. Dari unsur swasta, hadir perwakilan PT RAPP, Elfianto dan Iyon, serta Ketua Kelompok Tani Subur Kembar Tani Didit Suyanto bersama anggota kelompok tani.
Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton mengatakan bahwa program smart farming yang dikembangkan di lingkungan Polsek merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Melalui pemanfaatan lahan greenhouse ini, kami ingin menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan," ujarnya.
Lahan greenhouse yang digunakan memiliki luas sekitar 8 x 40 meter persegi dengan jenis lahan mineral. Pada tahap awal, penanaman dilakukan menggunakan pola monokultur dengan komoditas melon madu atau Melon Honey Globe.
Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, petani menggunakan beberapa jenis pupuk, yakni dolomit, NPK, dan urea. Pemilihan melon madu dinilai memiliki nilai ekonomis yang baik serta prospek pasar yang menjanjikan.
Dalam kesempatan itu, para peserta juga meninjau langsung area penanaman dan sistem budidaya yang diterapkan di Green House Smart Farming Polsek Pangkalan Kerinci.
Program tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.





