masukkan script iklan disini
PELALAWAN – Wakapolres Pelalawan Kompol Asep Rahmat bersama sejumlah pejabat Polres Pelalawan, Dinas Pertanian, dan kelompok tani melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan KUD Sialang Makmur, Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
Dalam pengecekan itu, tim meninjau lahan seluas 40 hektare yang ditanami jagung pipil. Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung kuartal pertama telah tumbuh dengan baik dan mencapai ketinggian antara 1,5 meter hingga 2,7 meter. Sebagian besar tanaman telah mengeluarkan bunga dan bakal buah, menandakan perkembangan yang positif menuju masa panen.
Selain itu, petani juga telah melakukan berbagai upaya perawatan seperti pemupukan dan penyemprotan hama guna menjaga pertumbuhan tanaman. Menghadapi musim kemarau yang sedang berlangsung, penyiraman dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk memastikan kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi.
Sementara itu, tanaman jagung pipil yang ditanam pada kuartal kedua saat ini memiliki tinggi antara 20 hingga 35 sentimeter. Namun, di beberapa titik masih ditemukan tanaman yang mengalami pertumbuhan terhambat atau stunting dengan tinggi berkisar 5 hingga 15 sentimeter. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petani bersama pihak terkait melakukan pemupukan tambahan agar pertumbuhan tanaman dapat lebih optimal.
Berdasarkan data di lapangan, dari total lahan yang disiapkan, sebanyak 17 hektare telah selesai dibajak dan sekitar 12 hektare telah ditanami jagung pipil.
Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan menyatakan telah berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk membantu penyiraman lahan secara berkala selama musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga produktivitas tanaman dan meminimalkan risiko gagal panen akibat kekurangan pasokan air.
Di sisi lain, tantangan yang dihadapi dalam pengembangan jagung pipil di lahan KUD Sialang Makmur antara lain lokasi penanaman yang tersebar di beberapa hamparan dengan luasan berbeda-beda, sehingga membutuhkan pengelolaan dan pengawasan yang lebih intensif.
Kelompok tani setempat menyatakan komitmennya untuk terus mengoptimalkan perawatan tanaman hingga masa panen.
Dukungan dari pemerintah daerah, kepolisian, serta instansi terkait dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan petani, pengembangan jagung pipil di Desa Sialang Indah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.





